![]() |
| Korban ditombak | Foto: SS Video |
Nias Selatan - Pelaku yang menombak hingga tewas seorang kakek bernama Lifumano Buulolo di Desa Hilibadalu, Kecamatan Umbunasi, Kabupaten Nias Selatan telah tiga orang ditetapkan tersangka dari enam orang diduga pelaku, jumat (06/01/2023).
"Yang telah ditetapkan tersangka masih tiga orang, sementara terduga pelaku lainnya masih dalam penyelidikan, karena terduga pelaku menurut saksi ada sebanyak enam orang," terang Kapolres Nias Selatan AKBP. Reinhard Nainggolan melalui Humas Bripda. Aydi Manshur saat dikonfirmasi jelajahsatu.com.
Ketiga orang yang telah ditetapkan tersangka tersebut baru satu orang telah ditahan di RTP Polres Nias Selatan.
"Baru satu orang yang telah dilakukan penahanan berisial ON, sekarang berada di Rumah Tahanan Polres Nias Selatan," katanya.
Bripda. Aydi Manshur menambahkan penyidik dari Polres Nias Selatan akan segera melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku lainnya.
"Apabila nantinya para terduga pelaku tersebut terbukti maka akan kita tetapkan tersangka dan tentunya melalui gelar perkara," tambahnya.
Lebih jauh dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari anak korban, ada enam orang terduga pelaku dengan memiliki peran masing-masing.
"Terduga pelaku ada 6 orang, diantaranya satu orang memukul dengan kayu, satu orang mendorong korban hingga jatuh, satu orang yang menombak, sementara tiga orang terduga pelaku lainnya ikut mengeroyok setelah korban kena tombak dan terjatuh," jelas Masyur.
Sebelumnya, pada tanggal 29 desember 2022 yang lalu, seorang kakek bernama Lifumano Buulolo di tombak dan dikeroyok oleh enam orang terduga pelaku di Desa Hilibadalu, Kecamatan Umbunasi, Kabupaten Nias Selatan.
"Korban beserta saksi kembali pulang ke rumah usai menghadiri acara pernikahan di Desa Tuheberua kecamatan Lolomatua, sesampainya di TKP di Desa Hilibadalu Kecamatan Umbunasi, korban bernama Lifumano buulolo ditahan oleh para terduga pelaku dan langsung ditombak menggunakan tombak yang menyebabkan tombak tertancap di perut korban, sehingga korban meninggal dunia," tandas Humas Polres Nias Selatan, Bripda. Aydi Manshur. (Haogo Zega).

0 Komentar