BREAKING :

Curah Hujan Tinggi, Ruas Jalan Lingkungan V Kelurahan Lumut Menuju Desa Lumut Nauli Amblas

Bahu jalan yang amblas terancam putus | Foto: Yasiduhu Mendrofa

Tapanuli Tengah – Akibat Curah Hujan yang cukup deras mengakibatkan ruas jalan amblas di Lingkungan V Simarlelan kelurahan Lumut Kecamatan Lumut Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara Ambles. Sabtu (22/07/2023).

Amblasnya ruas jalan ini mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas seperti Kendaraan roda dua, tiga dan empat.

Kejadian itu di akibatkan derasnya arus hujan sehingga tendangan air di Parit (Gorong-gorong) ini menimbulkan kelembetan. Dan didorong oleh Tumpukan sampah dan ranting kayu sehingga menimpah tumpukan yang begitu besar sehingga amblas dan hancur.

Dari Kejadian tersebut warga sekitar melaporkan ke Aparat lingkungan setempat, dan kepling melaporkan ke Kantor camat setempat untuk dapat mengirimkan bantuan BPBD mengefakuasi Kejadian tersebut langsung di lokasi.

Bukan itu saja, Kepling, Lurah dan Camat turut hadir di lokasi untuk melihat kejadian itu bersama-sama dengan masyarakat sekitar, untuk dapat di bantu pengajuan perbaikan jalan ini.

Masyarakat Memohon kepada Pemerintah setempat untuk dapat mengajukan jalan ini, dimana masyarakat sangat jauh ketinggalan dari luar sana. Memiliki jalan Aspal Hotmix serta lengkap dengan penerangan.

"Puluhan Tahun jalan ini tidak pernah tersentuh oleh pemerintah biar pun beberapa kali Tim tertentu pernah mengukur dan mencek kondisi jalannya ini, namun reaksi sampai saat ini belum ada perbaikan. Lebih sedihnya lagu Ucap salah seorang warga, Penerangan seperti yang ada diluar dari lingk v ini kami tidak dapat merasakan seperti mereka, anak-anak kami pun dibanding dengan yang lain sangatlah berbeda. Dimana tpenerangan sangatlah bermakna kian untuk anak kami,dapat  mengulas kembali  pelajaran yang diberikan Guru kemudian bisa belajar di malam hari” tutur Ama Wulan Zendrato.

Warga lainnya bernama Nuel Laoli berharap kepada pemerintah setempat agar bekerja sama untuk dapat mengusulkan pembangunan Jalan ini, kemudian memasukkan penerangan seperti diluar sana karena prioritas sesuai informasi bahwa Target pemerintah yaitu memperhatikan Daerah pendalaman dan di wajibkan memasuki pembangunan.

"Jalan ini kurang lebih 5 Km yang sekian puluh tahun tidak pernah tersentuh,akan tetapi pemerintah setempat hanya melewati jln ini bila masuk ke desa lain,“ Tangkasnya. (Yasiduhu Mendrofa).

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close