![]() |
| Uniform Forwaka Gunungsitoli | Foto : istimewa |
Gunungsitoli - Terbentuknya Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Gunungsitoli diapresiasi oleh Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kepulauan Nias, Suarman Telaumbanua. Senin (20/04/2026).
"Kami dari SMSI mendukung terbentuknya Forwaka Gunungsitoli," kata Suarman Telaumbanua dalam keterangan persnya kepada wartawan.
Dengan kesungguhan, Suarman menyatakan mendukung terbentuknya Pengurus Forwaka Gunungsitoli yang akan dilantik dalam waktu dekat. Bukan tanpa alasan, tetapi selain sebagai wadah forum resmi terhadap wartawan, juga lantaran Ketua Forwaka Sumatera Utara adalah juga Pengurus SMSI Sumatera Utara (Sumut) yakni Bung Irfandi.
Dia mengatakan, Forwaka merupakan wadah profesi jurnalis berfokus meliput kegiatan di lingkungan Kejaksaan. Forwaka organisasinya terstruktur mulai dari pusat, provinsi, maupun daerah. Sebagai mitra kerja dengan kejaksaan.
Forwaka sama halnya dengan forum wartawan di instansi lain. Contohnya, Forum Wartawan Pemprov Sumut, Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM), unit wartawan Polres dan lain-lain. Bedanya organisasi Forwaka sifatnya terstruktur dari pusat ke daerah," jelasnya.
Meski demikian, Suarman mengingatkan Pengurus Forwaka Gunungsitoli agar tetap menjaga marwah pers. Mengedepankan independensi dan tetap kritis sekalipun sebagai mitra kejaksaan.
"Pengurus diharapkan jalin kebersamaan dengan seluruh wartawan yang ada. Jika ada kendala rekan wartawan untuk mengakses informasi berupa wawancara atau rilis pengurus diharapkan memfasilitasi," ujarnya.
Dia pun mengimbau, rekan rekan pers yang belum sempat bergabung ke dalam kepengurusan Forwaka Gunungsitoli untuk bersabar. Ada waktunya nanti di periode berikutnya. Yang penting jaga kekompakan dan persatuan.
"Kita berharap, agar rekan rekan Pers memberi kesempatan kepada pengurus Forwaka yang terbentuk untuk menjalankan roda organisasi profesi kita ini. Sebab, tidak seluruhnya juga menjadi pengurus," harapnya.
"Saya pun menganggap dengan adanya beberapa organisasi wartawan atau media di Kepulauan Nias ini menandakan bahwa pemikiran wartawan daerah Nias itu sudah maju. Kita jangan ketinggalan dengan wartawan di daerah lain yang sudah lama lebih maju dari kita, membentuk forum wartawan atau unit wartawan di daerahnya. Bahkan mereka sudah berdiri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dll," pungkasnya. (Rilis/red).

0 Komentar