![]() |
| Pemeriksaan sampel pangan siap saji di SPPG Tetehosi Maziaya dengan hasil negatif | Foto : istimewa |
Nias Utara - Merespons isu nasi MBG tidak basi dan dituding gunakan pengawet, Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara langsung inspeksi mendadak (sidak) di Dapur SPPG Tetehosi Maziaya Kecamatan Sitolu Ori, hasilnya negatif. Rabu (29/07/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Yurman Waruwu membenarkan pihaknya dari Dinas Kesehatan telah mendatangi secara mendadak Dapur SPPG Tetehosi Maziaya di Kecamatan Sitolu Ori.
Dilokasi dapur, petugas telah melakukan pemeriksaan sampel pangan siap saji yakni nasi matang, dan hasilnya negatif.
"Tim dari dinas kesehatan telah melakukan pemeriksaan sampel pangan siap saji di Dapur SPPG Tetehosi Maziaya, dan hasilnya negatif, artinya tidak ada penggunaan bahan pengawet Borax dan Formalin," tutur Yurman.
Dijelaskannya, tudingan yang disebarkan di media sosial selama ini tentang nasi MBG tidak basi selama tiga hari tersebut tidak dapat diyakini kebenarannya.
Menurut Yurman, Dapur SPPG Tetehosi Maziaya di Kecamatan Sitolu Ori menyiapkan bahan pangan MBG dengan baik, dibuktikan dengan hasil pemeriksaan tim dinas kesehatan menunjukan negatif.
"Nasi yang mereka maksud dimedia sosial itu kalau dilihat mungkin masih segar tetapi belum tentu rasanya tidak basi," katanya.
Yurman menghimbau jika ada informasi yang didapatkan tentang MBG ini segera berkoordinasi ke dinas kesehatan Kabupaten Nias Utara sehingga dengan segera sampel itu dilakukan pemeriksaan bukan justru menghebohkan di media sosial. (Haogo Zega).


0 Komentar