BREAKING :

Pemkab Nias Utara Sambut Baik Peninjauan Menkes RI, Kehadiran RSUD Tafaeri Pangkas Rujukan Pasien ke Medan

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu Beserta Jajaran RS Tafaeri Terima Kunjungan Kerja Menkes RI Budi Gunadi Sadikin Meninjau Beberapa Fasilitas Kesehatan Yang Sudah Mulai Masuk Dan Diharapkan Mampu Membantu Masyarakat Nias Utara Dalam Memangkas Waktu Berobat | Foto : Ist.

Nias Utara – Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja untuk meninjau secara langsung progres pembangunan gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tafaeri di Kabupaten Nias Utara, Jumat (6/3/2026). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan percepatan penyelesaian fisik rumah sakit yang peletakan batu pertamanya telah dilaksanakan pada Maret 2025 lalu.

Pembangunan RSUD Tafaeri merupakan bagian penting dari Program Hilirisasi dan Transformasi Kesehatan (PHTC) serta program quick win pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program strategis ini difokuskan untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah tertinggal, terpencil, dan terluar (3T) melalui pembangunan 66 rumah sakit umum daerah di berbagai kabupaten/kota di Indonesia.

Fasilitas Modern untuk Tangani Penyakit Katastropik Tanpa Harus ke Medan

Dalam peninjauannya, Menkes Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa setelah pembangunan fisik gedung rampung, rumah sakit ini akan langsung dilengkapi dengan berbagai alat kesehatan modern berstandar tinggi. Fokus utamanya adalah penyediaan fasilitas untuk menangani penyakit-penyebab kematian tertinggi di Indonesia (penyakit katastropik), seperti stroke, penyakit jantung, gagal ginjal, dan kanker.

"Program quick win dari Presiden Prabowo adalah membangun 66 RSUD di kabupaten/kota, khususnya di daerah tertinggal, terpencil, dan terluar. Jika rumah sakit ini sudah selesai dan alat-alatnya tersedia, masyarakat Nias Utara tidak perlu lagi dirujuk jauh ke Medan untuk mendapatkan layanan penyakit seperti stroke, jantung, ginjal, dan kanker. Layanannya bisa dilakukan langsung di sini," tegas Menkes Budi.

Selain infrastruktur dan alat kesehatan, Kementerian Kesehatan juga mengimplementasikan strategi penguatan sumber daya manusia melalui percepatan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit. Targetnya, RSUD Tafaeri nantinya akan disokong oleh sekitar 7 hingga 9 dokter spesialis agar layanan medis yang diberikan benar-benar komprehensif dan mandiri.

Bupati Amizaro Waruwu: Kehadiran Menkes Jadi Semangat Baru bagi Masyarakat Nias Utara

Menanggapi kunjungan kerja tersebut, Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian serta komitmen nyata pemerintah pusat terhadap peningkatan infrastruktur kesehatan di wilayahnya.

"Kehadiran Bapak Menteri Kesehatan di Nias Utara tentu menjadi semangat yang luar biasa bagi kami. Kami berharap pembangunan rumah sakit ini dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara nyata," ujar Bupati Amizaro.

Pemerintah Kabupaten Nias Utara bersama pemerintah pusat berkomitmen untuk terus mengawal proses penyelesaian pembangunan gedung serta pengadaan alat kesehatan secara bertahap. Dengan hadirnya RSUD Tafaeri, diharapkan derajat kesehatan masyarakat di Nias Utara dan wilayah sekitarnya dapat meningkat signifikan, sekaligus memangkas beban rujukan pasien ke kota-kota besar. (Petrus Zend).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close