BREAKING :

Bupati Eliyunus Waruwu Resmi Pimpin Forkada Kepulauan Nias

Bupati Nias Barat Tandatangani Berita Acara Penyerahan Koordinator Forkada Kepulauan Nias | Foto : Hengky Zai 

Nias Barat – Serah terima jabatan Koordinator Forum Kepala Daerah (Forkada) Kepulauan Nias dari Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli kepada Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu berlangsung khidmat di Alun-Alun Nias Barat, Jumat (06/03/2026).

Momentum tersebut menandai pergantian kepemimpinan forum strategis lima pemerintah daerah di Kepulauan Nias, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan, konektivitas, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan itu.

Dalam sambutannya, Sowa’a Laoli yang sebelumnya menjabat Koordinator Forkada menjelaskan bahwa forum kepala daerah se-Kepulauan Nias dibentuk pada 18 Desember 2024 sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi antara Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Utara, dan Nias Selatan.

Selama memimpin Forkada, sejumlah agenda strategis telah diupayakan bersama, terutama dalam meningkatkan konektivitas transportasi udara dari dan menuju Kepulauan Nias.

“Kami terus melakukan koordinasi dan konsultasi untuk meningkatkan layanan penerbangan, termasuk membuka peluang penerbangan pesawat berbadan besar rute Gunungsitoli–Jakarta. Walau belum sepenuhnya terwujud, upaya ini terus kami dorong,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bandara Binaka Gunungsitoli secara teknis sebenarnya telah memenuhi persyaratan untuk didarati pesawat berbadan besar seperti Airbus A320. Namun hingga kini masih terdapat sejumlah kendala, salah satunya terkait persyaratan deposit yang diminta pihak operator maskapai penerbangan.

Meski demikian, Sowa’a Laoli menyampaikan rasa syukur atas sejumlah perkembangan positif dalam konektivitas udara, di antaranya dibukanya rute penerbangan Gunungsitoli–Pekanbaru dan Gunungsitoli–Padang, yang diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di Kepulauan Nias.

Ia juga menitipkan sejumlah agenda strategis yang belum terealisasi kepada koordinator baru agar terus diperjuangkan melalui sinergi lintas daerah serta dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami percaya di bawah kepemimpinan Bupati Nias Barat, Forkada akan semakin solid dan memiliki komitmen kuat untuk mendorong kemajuan Kepulauan Nias,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Forkada Kepulauan Nias yang baru, Eliyunus Waruwu, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin forum tersebut.

Menurutnya, Forkada memiliki peran penting sebagai ruang strategis bagi para kepala daerah untuk menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kepulauan Nias.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nias Barat, kami mengucapkan terima kasih atas amanah ini. Kami berharap dukungan dari seluruh kepala daerah agar kita tetap solid dan bersama-sama memikirkan kemajuan Kepulauan Nias,” katanya.

Ia mengakui, Kepulauan Nias masih menghadapi berbagai persoalan pembangunan, mulai dari tingginya angka kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang belum optimal, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Selain itu, sebagian besar kabupaten di wilayah tersebut juga masih memiliki kontribusi ekonomi yang relatif rendah terhadap perekonomian Provinsi Sumatera Utara.

“Ini adalah tantangan bersama yang harus kita atasi melalui koordinasi dan kerja sama yang kuat antar pemerintah daerah,” tegasnya.

Eliyunus juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah dirintis Forkada sebelumnya, khususnya dalam memperjuangkan peningkatan konektivitas udara, termasuk pembukaan rute penerbangan langsung Gunungsitoli–Jakarta serta operasional pesawat berbadan besar di Bandara Binaka.

Di sisi lain, ia turut menyoroti sejumlah isu strategis menjelang Hari Raya Idulfitri, seperti meningkatnya mobilitas masyarakat, potensi gangguan keamanan, serta kemungkinan kenaikan harga bahan pokok akibat dinamika global.

Sebagai wilayah kepulauan, Kepulauan Nias juga masih menghadapi tantangan tingginya biaya logistik dibandingkan daerah lain di Sumatera Utara.

“Melalui Forkada kita akan menyusun langkah-langkah konkret, termasuk pemetaan titik rawan serta penguatan koordinasi lintas daerah, agar berbagai persoalan dapat diatasi secara bersama,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Eliyunus Waruwu menyampaikan apresiasi kepada Sowa’a Laoli atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Forkada.

“Tongkat estafet kepemimpinan ini kami terima dengan penuh tanggung jawab. Kami memohon doa dan dukungan seluruh pihak agar amanah ini dapat kami jalankan dengan baik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias,” tutupnya. (Hengky Zai).

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close