![]() |
| Bupati Eliyunus Waruwu mengendarai roda dua sambangi warga di pelosok | Foto : Hengky Zai |
Nias Barat – Di tengah medan yang luar biasa berat dan akses jalan yang rusak parah bak kubangan kerbau, Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, memilih menepis kenyamanan meja kerja demi merasakan langsung penderitaan rakyatnya. Kamis (25/06/2026).
Bersama dengan rombongan mengendarai sepeda motor, Bupati Eliyunus nekat menembus wilayah terpelosok seolah terisolasi di Kecamatan Mandrehe Barat yang selama puluhan tahun merindukan aspal halus pada hari Rabu 24 Juni 2026.
Perjalanan itu dipenuhi perjuangan yang menyayat hati. Rombongan berulang kali mengeluh terhenti karena roda motor terbenam di dalam lubang lumpur dan licin.
Bupati menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak sekolah dan ibu hamil harus bertaruh nyawa setiap hari melewati jalur ekstrem ini. Peninjauan yang penuh peluh ini menyisir ruas jalan yang menghubungkan Dasoge’e, Desa Lolohia, Sisobambowo, Sisobaoho Lawulawu, Onolimbu Raya, hingga Hilimuakho.
Perjalanan panjang lalu dilanjutkan melalui Simpang Go’o menuju Lasarabagawu, Sisobandrao, Lasarafaga, Mazingo, dan berakhir di Fadoro Sifulubanua.
"Pembangunan tidak bisa dirumuskan dari atas meja saja, saya harus datang, melihat, dan merasakan langsung jeritan yang dirasakan masyarakat," ujar Bupati Eliyunus menatap ketertinggalan infrastruktur warganya.
![]() |
| Bupati Nias Barat berada ditengah-tengah masyarakat |
Kehadiran orang nomor satu di Nias Barat ini menjadi penyejuk di tengah lara. Di sela-sela perjuangan menembus lumpur, Bupati Eliyunus menyempatkan diri singgah ke rumah Desta Lenta Zebua, S.Kep., Ns., seorang warga setempat yang akan segera melangsungkan pernikahan. Di saat itu, suasana haru berubah menjadi bahagia, Bupati menyampaikan ucapan selamat, dan doa tulus agar hari bahagia tersebut nantinya berjalan lancar dan penuh berkah.
Kunjungan eksklusif ini menjadi bukti nyata kekuatan sebuah komitmen. Menembus jalan rusak, hadir ditengah warga yang mengeluh karena kesulitan akses ekonomi, hingga berbagi tawa di tengah keterbatasan adalah wujud pelayanan sejati.
Langkah kaki Bupati Eliyunus di atas tanah berlumpur Mandrehe Barat hari ini adalah awal dari harapan baru demi Nias Barat yang lebih layak dan bermartabat. (Hengky Zai)


0 Komentar