![]() |
| Timer Elieser Geiwoya Gobai, Sang Manajer Persipani Yang Sukses Membawa Timnya Juara I Liga 4 Zona Papua Tengah Sekaligus Promosi Ke Liga 3 Semiprofesional | Foto : Jeri. |
Paniai - Perjalanan Manajer Persipani Paniai, Timo Elieser Geiwoya Gobai, bersama tim berjuluk Laskar Koteka berbuah manis. Setelah melalui sanksi dan masa sulit, ia berhasil membawa Persipani meraih Juara I Liga 4 Zona Papua Tengah dan promosi ke Liga 3 Semiprofesional, sekaligus menyiapkan langkah besar menuju Liga 2 Profesional.
Hal tersebut disampaikan Timo melalui sambungan telepon kepada media Jelajahsatu.com, pada Selasa, (29/09/2026).
Timo menceritakan, ia mengawali perjalanan bersama Persipani pada tahun 2023 bukan sebagai manajer, melainkan sebagai videografer, fotografer, dan kreator konten. Saat itu manajer adalah Noak Gobai, S.H., yang kini menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Paniai.
“Beliau mempercayakan saya sebagai tim kreatif dan pada saat itu juga tim Persipani Paniai berhasil promosi ke Liga 3 Nasional musim 2023/2024,” ujar Timo.
Pada musim 2024/2025, ia dipercaya sebagai Finance Officer atau bendahara tim. Namun, musim tersebut menjadi yang terberat. Saat bertolak ke Bali untuk putaran nasional Liga Nusantara, Persipani terlambat dua pertandingan sehingga dikenai sanksi denda dan degradasi dari Liga 3 menjadi Liga 4 akibat keterlambatan pesawat, padatnya musim politik, dan musim libur Desember.
“Kami pulang dengan banyak penyesalan,” kenangnya. Akibat sanksi tersebut, Persipani harus absen satu musim penuh pada 2025/2026.
Titik balik terjadi pada Juni hingga Juli 2025, ketika Bupati Paniai, Yampit Nawipa memberikan kepercayaan penuh kepada Timo sebagai Manajer Tim Persipani Paniai.
Setelah dipercaya, ia langsung mengubah arah Persipani menuju era baru. Langkah awal yang dilakukan ialah rebranding logo tim dengan konsep semi modern dan mengumumkan pemusatan latihan (TC) untuk menghadapi Liga 4 Papua Tengah melalui media sosial.
“Puji Tuhan, sesuai target, kami berhasil meraih Juara I Zona Papua Tengah,” ungkapnya.
Gelar tersebut merupakan perwujudan visi dan misinya, yakni mengembalikan Persipani Paniai sebagai tim kebanggaan masyarakat Paniai dan Papua Tengah ke kasta yang seharusnya.
Tidak berhenti di Liga 3 Semiprofesional, Timo menegaskan Persipani kini fokus pada persiapan menuju Liga 2 Profesional.
Dalam beberapa hari terakhir, manajemen tengah menyiapkan dua agenda besar. Pertama, perombakan total manajemen sesuai regulasi yang mengharuskan adanya Presiden Klub. Dalam waktu dekat akan diumumkan Presiden Klub, Ketua Umum, dan Manajer.
“Kami dari manajemen sedang menyiapkan banyak hal. Pertama ialah perombakan manajemen karena manajemen diharuskan memiliki Presiden Klub,” katanya.
Kedua, perekrutan pemain baru. Persipani akan mengumumkan pemain-pemain berpengalaman yang pernah memperkuat klub ternama seperti Persipura Jayapura, Persija Jakarta, dan klub Liga 1 lainnya. Para pemain tersebut akan dikontrak secara profesional dengan target utama lolos ke Liga 2 Profesional.
“Target kami ialah menuju Liga 2 Profesional,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, seluruh pemain saat ini telah siap dan sedang menjalani latihan mandiri di Jayapura. Pemusatan latihan skuad lengkap akan dilaksanakan pada 1 atau 2 Oktober mendatang.
Timo berharap kebangkitan Persipani pada era baru ini tidak hanya berorientasi pada prestasi di lapangan, tetapi juga menjadi kebanggaan dan pemersatu masyarakat Paniai, serta menjadi wadah bagi talenta muda Papua untuk menembus sepak bola profesional Indonesia.
(Jeri Kogopa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar