BREAKING :

Tapal Batas Kapiraya-mogodagi Belum Jelas, Kepala Suku Besar Kamoro Dalam Video 13:50 Detik Beri Deadline Oktober

Kepala Suku Besar Kamoro Papua Tengah Yance Yohanes Boyau Berharap Persoalan Yang Terjadi Didaerahnya Dapat Diselesaikan Dengan Baik | Foto : Jeri.

Timika – Kepala Suku Besar Kamoro Papua Tengah, Yance Yohanes Boyau, melalui sebuah video berdurasi 13 menit 50 detik, kembali mengangkat persoalan tapal batas Kapiraya-Mogodagi yang hingga kini belum menemukan titik terang penyelesaian.

Dalam pernyataannya, Yance Boyau menegaskan bahwa persoalan tapal batas tersebut harus tuntas pada bulan Oktober mendatang.

"Intinya, pemerintah sebagai mitra kerja, kami berharap pemerintah betul-betul mendorong dan mendukung kami dalam penyelesaian masalah ini," ujarnya saat dikonfirmasi awak media (Senin, 18/09/2026).

Yance Boyau yang juga merupakan Kepala Suku Kamoro Papua Tengah itu menceritakan kehidupan nenek moyang di Kapiraya-Mogodagi. Menurutnya, sejak dahulu orang Kamoro dan orang Mee hidup sebagai saudara kandung tanpa konflik.

"Hidup mereka di mana ada kali atau laut di situ orang Kamoro cari ikan untuk makan, sedangkan di situ ada gunung atau lahan orang Mee bikin kebun untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Jadi tidak ada cerita ada konflik antara Suku Mee dan Kamoro di Kapiraya-Mogodagi," jelasnya.

Ia berharap ada kerja sama dari semua pihak, mulai dari pemerintah, DPR, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta aparat keamanan TNI/Polri untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara aman dan tenteram.

(Jeri kogopa)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close