![]() |
| Ruas Jalan Provinsi di Pulau Nias | Foto: HZ |
Sumatera Utara - Sepanjang 450 Kilometer Jalan dan jembatan tersebar di 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara mulai dibangun tahun ini hingga 2024 (Multiyears) dengan anggaran sebesar 2,7 Triliun, Gubernur Edy Rahmayadi sudah persiapkan skema matang dan konsultasikan ke KPK, Kejaksaan, BPK dan Kemenkeu RI, senin (27/06/2022).
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyampaikan hal tersebut pada acara Groundbreaking Ceremony di Desa Suka Makmur Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang, yang juga diikuti melalui Zoom oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara Kota Gunungsitoli, bersama Bupati Nias Utara, Kapolres Nias, dan sejumlah jurnalis bertempat di Raja Koki Gunungsitoli.
"Hari ini kita telah memulai pengerjaan pembangunan jalan dan jembatan senilai Rp 2,7 Trilyun ditandai dengan digelarnya Groundbreaking, pembangunan jalan dan jembatan ini sepanjang 450 Km tersebar di 33 Kabupaten/Kota yakni dengan skema multiyears (tahun jamak), jadi anggaran saya pecah menjadi 3 tahun mulai 2022, 2023, dan 2024," kata Gubernur Edy Rahmayadi.
![]() |
| Groundbreaking Ceremony | Foto: istimewa |
Pembangunan jalan dan jembatan di Sumatera Utara menurutnya adalah impian yang sejak lama diidam-idamkan oleh rakyat selama berpuluh-puluh tahun, namun selalu terkendala oleh permasalahan anggaran karena jumlah kerusakan jalan di Sumatera Utara tidak sebanding dengan dana yang tersedia baik dari APBD Provinsi maupun Pusat jika dikerjakan sekaligus dalam setahun.
"Skema ini sudah saya persiapkan matang dan saya konsultasikan ke pihak-pihak terkait, baik itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kementerian Keuangan RI, para ahli dan sebagainya," tegasnya, seperti juga tertulis dipostingan Fanpage Fb Resmi Edy Rahmayadi.
Sementara untuk pelaksananya, telah ditunjuk perusahaan BUMN PT. Waskita Karya (Persero) Tbk untuk merampungkan pekerjaan besar tersebut. (HZ).
.png)

0 Komentar