BREAKING :

Ayam Broiler Mubazir Dipasok di Gunungsitoli, Peternak Lokal Terancam Gulung Tikar

Ayam Broiler | Foto : Haogo Zega

Gunungsitoli - Pasokan ayam broiler akhir-akhir ini mubazir didatangkan dari luar pulau Nias berpotensi buruk terhadap peternak lokal di Kota Guningsitoli. Rabu (23/08/2023).

Maraknya pasokan ayam broiler dari luar daerah Pulau Nias ini ke Kota Gunungsitoli telah dilaporkan melalui surat oleh Komunitas Peternak Ayam Broiler Kepulauan Nias kepada Wali Kota dan Ketua Kota Gunungsitoli.

Laporan tersebut tertanggal 11 Agustus 2023 pekan lalu, dengan ditandatangani oleh Koordinator Komunitas Peternak Ayam Broiler Kepulauan Nias, Ketuanya bernama Hadirat Gea dan Sekretaris Kusman Harefa.

"Kami menduga bahwa pasokan ayam broiler dari luar daerah diberi treatment khusus atau obat-obatan kimia, karena angka kematian sangat minim pada perjalanan pasokan ayam tersebut padahal butuh waktu 20 jam baru sampai pasokan ayam itu ke pulau Nias," tertulis dalam surat laporan Komunitas Peternak Ayam Broiler Kepulauan Nias.

Selain itu juga dijelaskan, harga jual ayam broiler pasokan dari luar pulau Nias sangat rendah dibanding dengan harga peternak lokal. Itu karena ayam broiler dari luar daerah tersebut tidak bertahan lama sehingga diupayakan harus secepat mungkin terjual dengan cara menurunkan harga. Akibatnya banyak peternak ayam broiler lokal menutup usahanya.

Hal ini dikonfirmasi kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Gunungsitoli melalui Kepala Bidang Peternakan, Eldelit Zebua membenarkan telah menerima surat laporan dari Komunitas Peternak Ayam Broiler Kepulauan Nias.

"Terkait dengan pengaduan yang dikhawatirkan ayam broiler pasokan dari luar pulau Nias telah diberi treatment atau obat-obatan kimia, kita akan melakukan pengambilan sampel untuk uji lab, karena lab tidak ada di pulau Nias maka sampelnya nanti akan kita kirim ke Medan," kata Kabid Peternakan, Eldelit Zebua. (Haogo Zega).


0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close