BREAKING :

Kabupaten Nias Selatan Resmi Capai Universal Health Coverage (UHC) 100%

Pemkab Nias Selatan dan BPJS Kesehatan resmi umumkan pencapaian UHC | Foto : istimewa

Nias Selatan (14/08/2025) — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan bersama BPJS Kesehatan secara resmi mengumumkan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan 100 persen dari total penduduk. Momentum bersejarah ini ditandai dengan kegiatan Launching UHC Prioritas Kabupaten Nias Selatan yang berlangsung di Lapangan Orurusa, Teluk Dalam, Kamis (14/8). Acara yang digelar bersamaan dengan Peringatan Hari Pramuka ke-64 tersebut turut dihadiri oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, bersama Wakil Bupati, Yusuf Nache. Hadir pula Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat Kabupaten Nias Selatan.

UHC atau cakupan kesehatan semesta merupakan kondisi di mana seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak tanpa hambatan biaya. Per 1 Agustus 2025, sebanyak 374.567 jiwa penduduk Kabupaten Nias Selatan telah terdaftar sebagai peserta JKN, dengan tingkat keaktifan sebesar 80,61 persen atau 298.095 jiwa peserta aktif. Capaian ini menempatkan Kabupaten Nias Selatan sejajar dengan 422 kabupaten/kota di Indonesia yang telah memenuhi kriteria UHC minimal 98 persen kepesertaan.

Mewakili Bupati Nias Selatan, Wakil Bupati Yusuf Nache dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas capaian ini.

“Pencapaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat. Ke depan, capaian ini harus menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memperluas akses, serta menjamin keberlanjutan program secara adil dan merata di seluruh pelosok Nias Selatan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, tidak boleh ada satu pun warga Kabupaten Nias Selatan yang tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan yang layak dan bermartabat. Bupati mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen bersama demi keberlangsungan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun menegaskan bahwa pencapaian UHC di Kabupaten Nias Selatan merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan target nasional yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, yaitu minimal 98,6 persen penduduk Indonesia menjadi peserta JKN pada tahun 2025. Hingga 1 Agustus 2025, kepesertaan nasional telah mencapai 98,65 persen atau setara 281.136.594 jiwa.

“UHC tidak hanya menargetkan seluruh penduduk menjadi peserta JKN, tetapi juga memastikan akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif, bermutu, dan tanpa hambatan finansial. Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang berhasil mendaftarkan seluruh penduduknya, sekaligus mendorong sinergi lintas pihak untuk mempertahankan dan meningkatkan keaktifan peserta,” ungkap David.

David juga memaparkan bahwa BPJS Kesehatan terus mengembangkan strategi untuk meningkatkan cakupan dan keaktifan kepesertaan, di antaranya melalui kanal pendaftaran digital yang mudah diakses oleh badan usaha, pemerintah daerah, maupun masyarakat sektor informal. Selain itu, skema sharing iuran dengan pemerintah daerah, program donasi, serta kerja sama dengan filantropi atau perusahaan melalui dana CSR menjadi solusi konkret untuk membantu peserta yang belum aktif atau memiliki tunggakan iuran.

Pencapaian UHC, lanjutnya, tidak hanya sebatas angka kepesertaan, tetapi juga terkait kualitas layanan. BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah terus memastikan peserta dapat mengakses layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang efektif. Penyempurnaan akses terhadap layanan kesehatan esensial yang berkualitas juga menjadi prioritas untuk menghasilkan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan UHC 100 persen, warga Kabupaten Nias Selatan kini memiliki perlindungan finansial dan akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. BPJS Kesehatan akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan program ini agar manfaatnya terus dirasakan dari pesisir hingga pelosok desa,” ujar David.Menutup sambutannya, David mengharapkan Launching UHC Prioritas Kabupaten Nias Selatan dapat menjadi momentum untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program JKN, mengingat pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program tersebut. 

“Semoga kegiatan ini menjadi semangat bagi pemerintah daerah agar dapat terus mewujudkan komitmen sebagai penggerak dalam meningkatkan dan mendukung keberhasilan implementasi Program JKN sebagai program strategis nasional yang akan mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan produktivitas masyarakat,” tutup David. (Rilis/HaogoZega).

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close