BREAKING :

Rayakan Setahun Program KREASI, Pemkab Nias Utara Bersama Article 33 Gelar Festival Pendidikan Inklusi Berbasis Budaya

Bupati Nias Utara Bersama Wakil Bupati Didampingi Oleh Jajaran OPD Serta Tim Article 33 Indonesia Buka Secara Resmi Kegiatan Festival Pendidikan Bertajuk "Pendidikan Inklusi Berbasis Budaya Di Nias Utara" | Foto : Ist.

Nias Utara – Pemerintah Kabupaten Nias Utara bersama Article 33 Indonesia dan Save the Children menggelar pembukaan Festival Pendidikan bertajuk "Pendidikan Inklusi Berbasis Budaya di Nias Utara". Acara akbar yang menandai perjalanan satu tahun program KREASI (Kolaborasi Untuk Edukasi Anak Indonesia) ini dipusatkan di Tribun Kabupaten Nias Utara, Kamis (5/3/2026).

Festival pendidikan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari ini dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, pimpinan lembaga mitra, para kepala sekolah, guru, orang tua, serta perwakilan siswa dari sekolah-sekolah intervensi program KREASI.

Satu Tahun Program KREASI: Menebar Dampak Positif di 28 Sekolah

Dalam laporan dan sambutannya, Direktur Article 33 Indonesia, Santoso, menyampaikan bahwa perayaan satu tahun program KREASI di Nias Utara telah menorehkan berbagai capaian nyata. Program ini berfokus pada penguatan kapasitas yang mencakup kurikulum dan asesmen, metode pengajaran, kepemimpinan sekolah, perlindungan anak, serta isu perubahan iklim dan kesetaraan gender.

Selama setahun terakhir, Article 33 telah bersinergi dengan 28 sekolah yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Afulu, Lahewa, dan Lotu, dengan melibatkan 28 kepala sekolah, 240 guru, 695 siswa, 271 orang tua, serta 2 desa.

"Kami mencatat berbagai pencapaian signifikan, termasuk peningkatan kemampuan literasi melalui kelas tambahan bagi siswa serta prestasi membanggakan di mana pendidik lokal berhasil meraih apresiasi penulisan praktik baik tingkat provinsi hingga nasional dari kementerian terkait," ungkap Santoso.

Ia juga menambahkan bahwa pada fase berikutnya, Article 33 berencana memperluas cakupan wilayah intervensi hingga mencakup tiga kecamatan tambahan, yakni Sawo, Sitolu Ori, dan Tuhemberua, sembari mengharapkan dukungan berkelanjutan dari Pemkab Nias Utara.

Dukungan Penuh Legislatif dan Komitmen Kepala Daerah

Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Ya'aman Telaumbanua, S.E., M.M., dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi Article 33, KREASI, dan Save the Children yang telah memilih Nias Utara sebagai lokus program mulia ini. Ia berharap program tersebut dapat terus diperluas ke seluruh kecamatan di Nias Utara demi kemajuan kualitas pendidikan daerah.

Sementara itu, Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., dalam arahan dan bimbingannya saat membuka festival menegaskan bahwa pendidikan merupakan wujud karya nyata demi menyiapkan generasi masa depan yang mampu bersaing sesuai zamannya.

"Pendidikan bukan hanya sekadar seremonial, melainkan wujud karya nyata. Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kemitraan yang terjalin erat dengan Article 33. Meski baru berjalan satu tahun, peningkatan positif terhadap sistem belajar mengajar dan semangat anak-anak kita sudah dapat dirasakan secara langsung," ujar Bupati Amizaro.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bergerak maksimal dan memikul tanggung jawab bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Bumi Nias Utara.

Rangkaian Kegiatan dan Kemeriahan Festival

Festival Pendidikan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pendidikan, mengembangkan potensi literasi dan numerasi, memperkuat karakter, serta melestarikan budaya lokal. Berbagai agenda menarik disajikan selama dua hari pelaksanaan, di antaranya:

- Pameran dokumentasi foto dan pemutaran video praktik baik KREASI Nias Utara.

- Atraksi seni dan budaya tradisional khas Nias Utara.

- Sesi dialog interaktif dan seminar pendidikan bersama narasumber nasional, Kak Seto.

- Pemberian penghargaan kepada guru dan sekolah berprestasi serta berbagai acara hiburan edukatif lainnya.

Melalui festival ini, Pemkab Nias Utara dan para mitra berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem pendidikan inklusi yang ramah anak dan berbasis kearifan lokal. (Petrus Zend).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close