![]() |
| Pemda Nias Barat Melayat Dirumah Duka atas meninggalnya Lettu Inf. Konstanci Waruwu | Foto : Hengky Zai |
Nias Barat — Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., menghadiri acara duka atas meninggalnya Lettu Inf. Konstanci Waruwu, S.I.P., yang terakhir menjabat sebagai Danramil 09/Sirombu. Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah menjadi wujud nyata empati, penghormatan, dan penghargaan atas pengabdian almarhum kepada bangsa, negara, gereja, dan masyarakat.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Nias Barat Ny. Elvita Eliyunus Waruwu, unsur pimpinan DPRD Nias Barat, Wakil Ketua DPRD Haogomano Gulo dan Khamozaro Halawa, Ketua Umum DPD PERINDO Nias Barat Yulianus Halawa, Sekretaris Daerah Ernawati Gulo, Danyon TP 907 Baluseda, para Kepala OPD, rohaniawan, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, ASN, serta keluarga dan kerabat yang turut berbelasungkawa.
Dalam sambutan penghiburannya, Bupati Eliyunus Waruwu mengajak keluarga yang ditinggalkan untuk tetap kuat dan berserah kepada Tuhan. Ia menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki waktu yang telah ditetapkan oleh Tuhan, dan tidak ada seorang pun yang mampu memahami seluruh rencana-Nya.
“Ketika orang yang kita cintai dipanggil Tuhan, tentu ada kesedihan yang mendalam. Anak-anak mungkin bertanya mengapa ayah harus pergi begitu cepat, padahal rasa sayang dan cinta masih begitu besar. Namun kita percaya bahwa Tuhan mengetahui segala sesuatu dan memiliki rencana terbaik bagi setiap umat-Nya,” ungkap Bupati.
Bupati juga mengajak keluarga untuk mengikhlaskan kepergian almarhum dan menyerahkan seluruh pergumulan hidup kepada Tuhan. Menurutnya, di tengah keterbatasan manusia, Tuhan senantiasa menyediakan jalan dan rencana yang lebih indah dari yang dapat dibayangkan.
Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat, Bupati menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya serta mendoakan agar almarhum memperoleh tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang baik, rendah hati, dan penuh dedikasi. Ia mengungkapkan bahwa hubungan komunikasi dengan almarhum telah terjalin sejak tahun 2019 dan tetap terjaga meskipun penugasan almarhum berpindah tempat.
“Kami kehilangan seorang sahabat, seorang prajurit, sekaligus seorang hamba Tuhan yang memiliki hati untuk melayani. Selama hidupnya beliau telah banyak menanamkan kebaikan. Karena itu, kehilangan terbesar bukanlah ketika seseorang berpulang, tetapi ketika nilai-nilai kebaikan yang diwariskannya tidak dilanjutkan,” tutur Bupati.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar keluarga, anak-anak, dan seluruh kerabat dapat melanjutkan semangat pengabdian serta kebaikan yang telah diteladankan almarhum selama hidupnya. Menurutnya, itulah penghormatan terbaik bagi seseorang yang telah mengabdikan hidupnya bagi sesama.
Almarhum dikenal bukan hanya sebagai seorang prajurit TNI yang disiplin dan berdedikasi, tetapi juga sebagai pribadi yang memiliki kerinduan besar untuk melayani Tuhan dan membangun kehidupan rohani masyarakat. Cita-cita dan semangat pengabdiannya diharapkan terus hidup melalui keluarga dan masyarakat yang pernah merasakan ketulusan pelayanannya.
Kehadiran Bupati beserta rombongan di tengah keluarga duka menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas, bahwa duka yang dirasakan keluarga juga menjadi duka seluruh masyarakat Nias Barat.
“Selamat jalan, Lettu Inf. Konstanci Waruwu, S.I.P. Pengabdian, keteladanan, dan kebaikanmu akan tetap hidup dalam kenangan. Kiranya Tuhan Yesus Kristus menerima almarhum di sisi-Nya dan memberikan penghiburan serta kekuatan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.” (Hengky Zai).

0 Komentar