![]() |
| Forkada Kepulauan Nias Bertemu Menteri Maruarar Sirait di Jakarta | Foto : istimewa |
Jakarta – Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias terus diperkuat melalui sinergi dengan Pemerintah Pusat. Dalam rangka memperjuangkan kebutuhan masyarakat, Forum Kepala Daerah (Forkada) Kepulauan Nias melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian PKP RI, Jakarta, Kamis (11/06/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan perumahan dan percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kepulauan Nias. Program ini dinilai sangat krusial karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta upaya menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah kepulauan.
Bersama Bupati Amizaro Waruwu, Yaatulo Gulo, Sokhiatulo Laia, dan Walikota Sowaa Laoli, Koordinator Forkada Kepulauan Nias sekaligus Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu menyampaikan bahwa kehadiran para kepala daerah se-Kepulauan Nias ini merupakan wujud keseriusan bersama dalam menjemput bola program-program strategis nasional.
"Kami hadir bersama untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan. Akses terhadap rumah layak huni adalah kebutuhan mendasar yang harus segera dipenuhi guna mendongkrak kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan di Kepulauan Nias," ujar Eliyunus Waruwu saat dikonfirmasi usai pertemuan.
Merespons hal tersebut, Menteri PKP RI Maruarar Sirait menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, pembangunan perumahan tidak hanya berfokus pada fisik bangunan, melainkan bagian dari strategi besar menciptakan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan produktif.
Maruarar Sirait juga memberikan sejumlah masukan agar pembangunan di Kepulauan Nias dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor, menghindari ego sektoral, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu mempercepat pembangunan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Pertemuan ini menjadi langkah taktis Forkada Kepulauan Nias dalam mengamankan alokasi anggaran dan program pusat. Melalui sinergi yang kuat ini, diharapkan program penanganan RTLH di lima kabupaten/kota se-Kepulauan Nias dapat segera terealisasi secara masif demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. (Hengky Zai).

0 Komentar