BREAKING :

Jelang Setahun Pasca Bencana, Ruas Jalan di Sihaporas Nauli Tapteng Belum Tersentuh Pemulihan

Ruas jalan di Kelurahan Sihaporas Nauli, Tapanuli Tengah | Foto : Atulee

Tapanuli Tengah - Menjelang satu tahun pasca bencana longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah, masih terdapat ruas jalan belum tersentuh pemulihan. Minggu (13/09/2026).

Di Kelurahan Sihaporas Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, kondisi infrastruktur jalan hingga kini masih memprihatinkan. Sejumlah ruas jalan yang terdampak longsor belum mendapat penanganan maupun pemulihan dari pihak terkait, sehingga aktivitas masyarakat tampak terganggu.

"Beberapa titik badan jalan masih tertutup material longsor berupa tanah dan bebatuan berukuran besar. Selain itu, ruas jalan ini terdapat yang amblas bahkan putus, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas," ungkap pengendara, Fadli bersama Raja dan Rido saat diwawancarai di lokasi.

Dijelaskan Rido, untuk tetap menjaga akses transportasi, masyarakat terpaksa mengalihkan jalur melalui sisi badan jalan, namun menurutnya kondisinya tersebut sangat sempit, berlumpur, dan berisiko tinggi terutama saat hujan turun. 

Pada titik jalan yang putus, warga secara swadaya bergotong royong membangun jembatan darurat serta melakukan penimbunan agar kendaraan roda dua masih dapat melintas.

Sementara itu, kendaraan roda empat masih bisa melewati jalur tersebut, namun pengendara harus ekstra hati-hati karena lebar jalan yang sangat terbatas serta kondisi tanah belum sepenuhnya kembali pada keadaan normal.

"Selain masyarakat, kami juga sebagai pelajar kesulitan melewati ruas jalan yang masih belum tersentuh pembangunan ini, kami berharap segera diperhatikan oleh pemerintah," kata pelajar bernama Raja.

Sejumlah pelajar yang ditemui sebelumnya, mengaku setiap hari melintasi ruas jalan tersebut untuk menuju dan pulang dari pondok pesantren tempat mereka menempuh pendidikan.

Karena ruas jalan ini harus melewati jalan yang rusak karena tidak memiliki jalur alternatif lain. Para pelajar berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan perbaikan agar aktivitas belajar mereka tidak lagi dihantui rasa khawatir.

"Kami berharap jalan ini segera diperbaiki supaya lebih aman dilalui setiap hari, terutama saat berangkat dan pulang sekolah," harapnya.

Masyarakat Kelurahan Sihaporas Nauli juga berharap kepada pemerintah segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur tersebut. Mengingat jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas pendidikan, perekonomian, dan mobilitas. Mereka menginginkan percepatan penanganan sangat dibutuhkan demi keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi sejumlah titik ruas jalan di Kelurahan Sihaporas Nauli masih belum menunjukkan adanya proses pemulihan maupun perbaikan secara menyeluruh dari pihak yang berwenang. (Atulee).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close