BREAKING :

Dukung Sepak Bola Paniai, Timo Gobai Bantu Fasilitas SSB Paniai Junior

Tim SSB Paniai Junior Peroleh Bantuan Fasilitas Pembantu Latihan Langsung Dari Manajer Persipani Paniai Timo Eleaser Geiwoya Gobai | Foto : Jeri.
Nabire - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Paniai Junior memperoleh bantuan fasilitas berupa bola, kerucut latihan (cone), dan perlengkapan lapangan lainnya dari Manajer Persipani Paniai, Timo Eleaser Geiwoya Gobai.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung di samping Kafe Enauto, Toko Sport, Nabire, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026).

Ketua Tim SSB Paniai Junior, Manfred Dogopia, melalui sambungan telepon seluler kepada awak media menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Manajer Persipani atas bantuan yang diberikan.

“Manajer Persipani telah membantu kami dalam penyediaan fasilitas bola di lapangan serta memberikan uang pembinaan,” ujar Manfred.

Manfred menjelaskan bahwa latihan perdana akan dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola BMW Taisapi, Kelurahan Wonorejo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.


“Latihan perdana telah kami mulai di lapangan yang telah kami siapkan, yakni di Lapangan Taisapi, Nabire. Oleh karena itu, kami mengajak siapa saja yang berminat untuk berlatih agar dapat bergabung bersama tim yang telah kami bentuk,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Manajer Persipani Paniai, Timo Eleaser Geiwoya Gobai, juga memberikan dukungan moril.

“Saya sangat mengapresiasi Tim Paniai Junior kelompok usia 15 hingga 19 tahun yang telah membuka lapangan di Nabire. Hal ini dilakukan karena di Kabupaten Paniai belum tersedia lapangan yang memadai dan pemerintah daerah belum menyiapkan fasilitas tersebut. Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, mereka telah menyiapkan tempat latihan secara mandiri. Saya memberikan apresiasi yang mendalam,” ujar Timo.

Lebih lanjut, Timo menjelaskan bahwa SSB tersebut dibentuk untuk menjawab kerinduan masyarakat terhadap kehadiran pemain asli Paniai di dalam tim Persipani.

“Kami membentuk Tim SSB Paniai Junior ini karena banyak masyarakat yang menyampaikan bahwa Persipani tidak memiliki pemain asli Paniai yang bermain di lapangan. Oleh karena itu, kami membuka SSB Junior ini sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda Paniai yang ingin berlatih sepak bola di lapangan hijau,” tuturnya.

Pada akhir pernyataannya, Manfred menegaskan bahwa SSB Paniai Junior bersifat terbuka untuk umum bagi masyarakat dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

“Kami membuka SSB Paniai Junior ini tanpa membedakan suku, marga, ras, dan asal-usul. Pendaftaran terbuka untuk umum dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, baik dari suku Moni, Mee, Dani, Wolani, Duga, Damal, maupun Dauwa. Semua suku dapat bergabung dan pendaftaran masih terbuka hingga saat ini,” pungkasnya.

(Jeri Kogopa)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close