![]() |
| Pelabuhan Gunungsitoli | Foto : ist |
Gunungsitoli - Rehab berat dermaga multipurpose Pelabuhan Gunungsitoli yang dikhususkan untuk pelayanan kapal RoRo, penumpang, dan kendaraan dipastikan tuntas dikerjakan hingga akhir triwulan III tahun 2026, lampu penerangan di area dermaga juga akan ditambah. Kamis (22/10/2026).
Hal tersebut disampaikan oleh Administrator Umum Pelindo Regional 1 Gunungsitoli, Ellingkari Hulu, saat dikonfirmasi terkait progres pembenahan fasilitas pelabuhan, dan mengatakan pembenahan dimaksud merupakan lanjutan komitmen yang disampaikan jelang akhir tahun lalu.
Usai revitalisasi terminal penumpang dan pengaspalan jalan, pembenahan dilanjutkan dengan perbaikan berat dermaga multipurpose guna memaksimalkan pelayanan bongkar muat kapal RoRo.
"Perbaikan berat dermaga yang selama ini dikerjakan meliputi perbaikan pile cap, balok beton, lantai dermaga dan penambahan elevasi plat serta penggantian bolder dermaga telah rampung dikerjakan pada bulan Oktober ini," ujar Ellingkari.
Ia menjelaskan, pekerjaan rehab berat dermaga tersebut ditargetkan selesai pada 15 Oktober 2026 dan diestimasi sudah dapat dioperasikan kembali pada pertengahan November 2026 mendatang setelah masa pemeliharaan selesai.
Terkait perizinan bangunan, Ellingkari menegaskan bahwa pekerjaan yang dilakukan merupakan perbaikan pada bangunan eksisting tanpa perubahan dimensi, sehingga tidak memerlukan izin pembangunan unit baru.
"Ini adalah bangunan lama tanpa perubahan dimensi. Izin bangunan diperuntukkan apabila ada pembangunan unit baru," jelasnya.
Sembari menunggu masa pemeliharaan selesai, Pelindo Gunungsitoli akan melanjutkan pembenahan fasilitas dengan penggantian dan penambahan lampu penerangan pada area dermaga dan infrastruktur jalan.
Selain itu, sesuai komitmen sebelumnya, Pelindo Gunungsitoli juga akan melakukan perbaikan plafon terminal penumpang dan instalasi lampu penerangan yang terdampak rusak akibat force majeure angin kencang yang terjadi akhir Maret lalu, tepatnya setelah Lebaran.
Tahap berikutnya akan diteruskan dengan pekerjaan penambahan jalur pedestrian di pintu masuk pelabuhan (gate in) serta penambahan water barrier untuk memisahkan area pejalan kaki dan lajur kendaraan yang melintas di dermaga dari dan ke kapal RoRo.
Hal ini dilakukan guna memastikan pelayanan aman, nyaman, dan lancar dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan selama operasional berlangsung.
"Dengan tercapainya program-program pembenahan fasilitas pada tahun 2026 ini, dipastikan saat memasuki akhir tahun pelayanan penyandaran kapal RoRo serta fasilitas terminal penumpang siap dioperasikan kembali dengan fasilitas pendukungnya, guna mengoptimalkan pelayanan pada setiap kunjungan kapal RoRo, penumpang, dan kendaraan, terlebih saat terjadi lonjakan arus penumpang dan kendaraan selama periode Nataru 2026/2027," tutupnya. (JS)

0 Komentar