![]() |
| Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin |
Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia menyerahkan penghargaan UHC (Universal Health Coverage) Awards 2023 kepada 22 Provinsi dan 334 kabupaten/kota, diantaranya ada empat daerah dikepulauan Nias ikut menerima yakni Kabupaten Nias Utara, Nias, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli. Selasa (14/03/2023).
Penyerahan penghargaan UHC Awards 2023 ini digelar di Balai Sudirman Jakarta, dengan diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma'ruf Amin, didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof.Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, Ph.D, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Universal Health Coverage merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program jaminan kesehatan Nasional bagi masyarakat Indonesia. Penyerahan UHC Awards 2023 ini juga dapat disaksikan pada live streaming di kanal Youtobe BPJS Kesehatan.
Dari data yang dibacakan pada penyerahan penghargaan UHC Awards 2023 tersebut, dari 334 kabupaten kota terdapat 4 daerah dari kepulauan Nias yang mendapat penghargaan dimaksud yakni Kabupaten Nias Utara, Nias, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli.
![]() |
| Penyerahan Penghargaan UHC Awards 2023 |
Usai penyerahan penghargaan UHC Award 2023 kepada 22 Provinsi, Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma'ruf Amin dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala daerah yang mendukung program kesehatan Nasional.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi atas berbagai upaya dan kerja keras pemerintah daerah yang konsisten mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN sebagai salah satu program prioritas nasional terutama dalam mengintergrasikan jaminan kesehatan daerah kedalam JKN serta meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat," ucap Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin.
Dalam arahannya, Wakil Presiden mengungkapkan bahwa JKN merupakan tonggak revolusioner dalam penataan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia. Adanya program JKN ini terbukti membawa dampak positif terutama dengan terbukanya akses dan meningkatnya pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.
Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, Ph.D, dalam laporannya menyampaikan Kepesertaan JKN KIS terus mengalami peningkatan hingga saat ini telah mencapai 90,79 persen penduduk Indonesia.
![]() |
| Direktur Utama BPJS Kesehatan |
"Tercatat sampai tanggal 1 maret 2023 kepesertaan JKN KIS telah mencapai 251,17 juta jiwa atau 90,79 persen penduduk. Capaian ini menjadikan program JKN KIS di Indonesia sebagai program jaminan kesehatan terbesar di Dunia dengan skema tunggal terintergritas, terdapat 22 provinsi dan 334 kabupaten kota yang telah lebih awal mewujudkan UHC di wilayahnya," kata Ali Ghufron Mukti. (Haogo Zega).



0 Komentar