![]() |
| Jembatan Noyo di Nias Barat | Foto : istimewa |
Nias Barat – Ruang publik belakangan diwarnai berbagai narasi terkait pembangunan Jembatan Noyo dan infrastruktur jalan provinsi di Kepulauan Nias. Untuk menjaga informasi yang objektif dan tidak menyesatkan, Pemerintah Kabupaten Nias Barat menyampaikan penegasan berbasis fakta.
Jembatan Noyo diresmikan pada 11 Februari 2026 dan diselesaikan pada masa pemerintahan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dilantik pada 20 Februari 2025. Penyelesaian proyek ini berjalan dalam periode pemerintahan saat ini melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat.
Sebelumnya, pembangunan jembatan tersebut memang pernah dimulai pada masa pemerintahan terdahulu, namun tidak selesai secara fungsional dan belum dapat dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, penyelesaian dan peresmian yang kini dirasakan manfaatnya merupakan hasil komitmen, percepatan, dan pengawalan serius pemerintahan yang sedang berjalan.
Dalam sambutannya saat peresmian, Gubernur Sumatera Utara menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan dukungan penuh masyarakat Kepulauan Nias.
Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten menghormati setiap kontribusi masa lalu sepanjang sesuai fakta, namun juga berkewajiban meluruskan informasi agar masyarakat memperoleh kebenaran yang utuh.
Pemerintah menegaskan komitmen pembangunan periode 2025–2029 adalah menuntaskan pekerjaan, bukan mengklaim pekerjaan.
Yang berdiri kokoh hari ini, yang membuka akses ekonomi dan mempercepat mobilitas masyarakat, adalah hasil kerja nyata yang dapat dilihat, dirasakan, dan dimanfaatkan bersama.
Karena pembangunan sejati bukan soal siapa mengklaim, tetapi siapa yang menuntaskan dan menghadirkan manfaat bagi rakyat. (Hengky Zai).

0 Komentar