BREAKING :

Derita Pemilik RTLH di Lahewa Berubah Jadi Harapan Baru melalui Karya Bakti TNI

RTLH Milik Gatimina Lase Akan berubah menjadi rumah layak dan nyaman melalui Karya Bakti TNI AD | Foto : istimewa

Nias Utara – Selama bertahun-tahun, Gatimina Lase bersahabat dengan dinginnya angin malam dan bocornya atap setiap kali hujan deras mengguyur Dusun 5, Desa Iraono Lase, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara. Selasa (9/6/2026).

Rumahnya jauh dari kata layak, dindingnya terbuat dari hamparan terpal plastik berwarna biru yang berkibar ditiup angin, sementara atapnya dari daun rumbia yang kian hari kian rapuh dimakan waktu.

Bagi Gatimina Lase, air mata penderitaan adalah konsumsi sehari-hari saat melihat kondisi tempat tinggalnya yang memprihatinkan. Namun, rona kesedihan itu kini perlahan memudar, berganti menjadi secercah harapan baru yang hangat.

Tepat pada Selasa, 9 Juni 2026, air mata nestapa itu mulai berubah menjadi air mata haru. Melalui program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, para prajurit berseragam loreng hadir membawa perubahan nyata.

Saling bahu-bahu, mereka merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Gatimina Lase menjadi sebuah hunian yang lebih kokoh dan manusiawi.

Pantauan di lokasi menunjukkan kebersamaan tim yang solid, Personel TNI yang terdiri dari 3 anggota Yon Zipur, 4 anggota Yon Tp 903/Baluseda, dan 1 anggota Koramil 05/Lahewa, bersama dengan warga setempat, saling bahu-membahu. Dengan penuh semangat, mereka mengolah material bangunan berupa 15 sak semen, 290 batu bata, serta dua mobil pick-up pasir untuk mendirikan dinding beton yang kuat, menggantikan terpal biru yang selama ini menjadi saksi bisu penderitaan pemilik rumah

Personel TNI AD sedang gotongroyong

Hari ini, fokus pengerjaan telah memasuki tahap perancangan kayu struktur atap dengan progres pembangunan yang kini telah mencapai 31 persen. 

Di bawah terik matahari, para prajurit dan warga tampak cekatan menggunakan peralatan pertukangan, mulai dari martil, gergaji, hingga sendok semenbdemi mempercepat impian Gatimina Lase memiliki rumah yang nyaman.

Apresiasi mendalam patut diberikan kepada para prajurit TNI AD, di tengah keterbatasan, dedikasi mereka yang tulus turun langsung ke pelosok Nias Utara membuktikan bahwa TNI benar-benar manunggal dan hadir sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat. Sinergi antara tentara dan warga ini menjadi potret sejarah betapa kuatnya rasa kepedulian sosial yang masih tertanam di tanah air ini.

Kini, rumah berukuran awal 6 x 15 meter tersebut sedang ditata ulang menjadi hunian berukuran 6 x 6 meter yang jauh lebih kokoh dan aman. Langkah demi langkah pembangunan ini tidak hanya mendirikan dinding batu, tetapi juga membangun kembali martabat dan senyuman Gatimina Lase yang sempat layu oleh kemiskinan.

Atap rumbia dan dinding terpal biru itu akan segera menjadi kenangan masa lalu, digantikan oleh rumah baru yang dipenuhi harapan dan masa depan yang lebih cerah. (Rilis/hz).

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close