![]() |
| Pelaksanaan Dialog Otonomi Daerah di Deliserdang | Foto : Hengky Zai |
Deliserdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat pembangunan daerah kembali ditegaskan melalui kehadiran Bupati Nias Barat, Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., M.M., pada Dialog Otonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), bertempat di Hall Institut Kesehatan Medistra (IKM Hall), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (02/07/2026).
Forum nasional yang berlangsung pukul 09.00–16.00 WIB tersebut mengangkat dua agenda strategis, yaitu Strategi Pembiayaan Alternatif Pembangunan Daerah serta Uji Publik Masukan Apkasi terhadap Rancangan Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kedua agenda ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kapasitas pemerintah daerah menghadapi tantangan pembangunan yang semakin dinamis.
Dialog tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi para kepala daerah untuk bertukar pengalaman, menyampaikan aspirasi, sekaligus merumuskan berbagai solusi inovatif dalam memperluas sumber pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal. Selain itu, forum ini juga memberikan kesempatan bagi pemerintah kabupaten untuk berkontribusi secara langsung dalam penyempurnaan regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan otonomi daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan ini, Bupati Nias Barat didampingi oleh Sekretaris Daerah beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meliputi Bappeda, Bapenda, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, Bagian Tata Pemerintahan, serta Bagian Kerja Sama. Kehadiran lintas perangkat daerah mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam menyerap berbagai kebijakan, inovasi, dan praktik terbaik yang dapat diimplementasikan untuk mempercepat pembangunan daerah.
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Nias Barat dalam forum Apkasi ini merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lainnya. Berbagai wawasan dan rekomendasi yang diperoleh diharapkan menjadi bekal dalam menghadirkan kebijakan yang lebih inovatif, memperkuat kemandirian fiskal daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Melalui semangat kolaborasi dan otonomi daerah yang semakin kuat, Pemerintah Kabupaten Nias Barat optimistis mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Hengky Zai).

0 Komentar