BREAKING :

Banjir 1,5 Meter Rendam 70 Rumah di Desa Gunung Cahaya Nias Barat

Banjir rendam rumah warga di Desa Gunung Cahaya Sirombu Nias Barat | Foto : Hengky Zai 

Nias Barat — Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di Dusun II, Desa Gunung Cahaya, kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, sebanyak 70 rumah warga dilaporkan terendam banjir. Minggu (6/9/2026) pagi. 

Air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 05.30 WIB, dengan ketinggian bervariasi antara 50 sentimeter hingga 1,5 meter, menyesuaikan kondisi dan elevasi masing-masing rumah warga.

Kepala Desa Gunung Cahaya, Inovator Iman Putra Daeli mengatakan banjir tersebut berdampak cukup luas, Berdasarkan pendataan awal, sekitar 70 rumah warga terendam, sementara sejumlah fasilitas umum, tempat ibadah, dan bangunan pelayanan masyarakat turut terdampak.

"Fasilitas yang terdampak antara lain SD Negeri Faondrato, TK Swasta Cahaya, tempat ibadah BNKP Hilisawato, Gereja GBI, dua gereja lainnya, satu rumah pendeta, serta satu balai desa yang digunakan sebagai Gedung TK Cahaya. Akses jalan di sekitar wilayah terdampak juga ikut tergenang," Inovator Iman Putra Daeli.

Luas area yang terdampak genangan diperkirakan mencapai sekitar 700 meter persegi. Meski banjir merendam puluhan rumah dan fasilitas umum, hingga pendataan awal tidak terdapat laporan korban jiwa maupun rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Sementara kondisi dan tingkat kerusakan pada rumah-rumah yang terdampak masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat bersama unsur terkait bergerak melakukan evakuasi terhadap warga terdampak, sekaligus membuka posko darurat dan dapur umum sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Pendataan terhadap warga terdampak, kondisi rumah, fasilitas umum, serta potensi kerugian juga terus dilakukan sebagai bagian dari langkah penanganan dan pemulihan pascabanjir.

Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat terdampak meliputi logistik dan makanan siap saji, air bersih, obat-obatan serta perlengkapan kesehatan, tenda pengungsian, dan selimut.

Kondisi banjir di Desa Gunung Cahaya menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada tempat tinggal warga, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan sejumlah fasilitas pelayanan umum.

Pemerintah bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dan menindaklanjuti kondisi darurat tersebut guna mempercepat penanganan di lapangan. Langkah penanganan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, pendataan kerugian, serta penanganan dan pemulihan rumah maupun fasilitas umum yang terdampak banjir.

"Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan susulan dan peningkatan debit air, serta mengikuti arahan petugas apabila kondisi di wilayah permukiman kembali memburuk," imbau Inovator. (Hengky Zai).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close