![]() |
| Kantor Dinas Sosial Tapanuli Tengah | Foto : Atulee Waruwu |
Tapanuli Tengah – Data penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) untuk korban bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara diduga tidak transparan, Plh Kepala Dinas Sosial memilih bungkam saat dikonfirmasi. Jumat (25/09/2026).
Pasca bencana yang melanda wilayah Kabupaten Tapunuli Tengah, berbagai bantuan disalurkan kepada masyarakat salah satunya bantuan Jaminan Hidup. Namun data penerima manfaat disinyalir tidak transparan.
Hal ini telah diupayakan dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp kepada Pelaksana harian Kepala Dinas Sosial Tapanuli Tengah, Faisal Fahmi Lubis, tetapi memilih bungkam dan tidak memberi penjelasan, padahal terlihat jelas chat konfirmasi dimaksud telah dibacanya.
Sejumlah elemen masyarakat di berbagai wilayah Tapanuli Tengah meminta adanya keterbukaan informasi mengenai daftar nama penerima bantuanJadup yang sebelumnya diumumkan akan segera tuntas.
Meski demikian, jelajahsatu.com telah mengkonfirmasi hal yang sama kepada Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Tengah, Tanti Sr Harahap menegaskan bahwa seluruh urusan teknis mengenai validasi, kompilasi, dan penyaluran data penerima bantuan jaminan hidup tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali instansi dinas terkait.
"Mengenai ranah data penerima (Jadup) tersebut, silakan berkoordinasi langsung dengan pihak Dinas Sosial, karena ini dana dari kemensos, pengusulan dikirimkan dari dinsos, itu merupakan wewenang dan ranah kerja mereka," tulis Tanti melalui pesan singkat. (Atulee Waruwu).

0 Komentar