![]() |
| Sembako yang di distribusikan Pemkab Nias Barat kepada Warga terdampak banjir | Foto : Hengky Zai |
Nias Barat - Bantuan sembilan bahan pokok dari pemerintah daerah terus berlanjut hingga saat ini kepada warga terdampak banjir di Nias Barat, tercatat 647 KK penerima bantuan. Jumat (11/09/2026).
Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nias Barat, Aliyakim Gulo saat ditemui jelajahsatu.com dilokasi penyaluran bantuan.
"Bantuan lanjutan disalurkan secara bertahap sejak tanggal 7 September 2026 kepada 647 kepala keluarga (KK) yang tersebar di empat kecamatan, yakni Mandrehe, Mandrehe Barat, Lahomi, dan Sirombu," jelas Aliyakim.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Khusus di Kecamatan Mandrehe, bantuan disalurkan kepada 100 Kepala Keluarga tepatnya di Desa Sisobambowo.
Selanjutnya, di Kecamatan Mandrehe Barat, bantuan diberikan kepada 89 KK, yang terdiri atas 28 KK di Desa Ononamolo III, 9 KK di Desa Sisobaoho, 19 KK di Desa Lolohia, dan 33 KK di Desa Iraonogeba.
Untuk di Kecamatan Lahomi, bantuan serupa juga disalurkan kepada masyarakat berjumlah 344 Kepala Keluarga terdampak banjir.
Sementara itu, di Kecamatan Sirombu, bantuan disalurkan kepada 114 Kepala Keluarga, terdiri atas 72 KK di Desa Gunungcahaya, 31 KK di Desa Orahili, 7 KK di Desa Sisobandrao, dan 4 KK di Desa Bawasaloo.
Dengan total 647 KK penerima, penyaluran ini menjadi bagian dari respons lanjutan Pemerintah Kabupaten Nias Barat setelah terjadinya bencana banjir.
"Pemerintah terus melakukan pendataan, koordinasi, dan penanganan secara bertahap agar bantuan dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar terdampak dan membutuhkan. Penanganan bencana tidak berhenti pada saat kondisi darurat berlalu. Tahapan pemulihan juga menjadi perhatian pemerintah, terutama dalam membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas dan kehidupan sehari-hari," ungkap Ali.
Ia memastikan bahwa bantuan akan terus bergerak, koordinasi terus dilakukan, dan perhatian terhadap masyarakat terdampak tetap menjadi bagian penting dalam proses pemulihan Nias Barat.
"Pemerintah Kabupaten Nias Barat bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan penanganan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan," tandas Aliyakim. (Hengky Zai).

0 Komentar