![]() |
| Ketua PMI Paniai Demison Nawipa Beserta Anggota Salurkan Bantuan Bencana Kebakaran Kepada warga Kompas Paniai | Foto : Jeri. |
Paniai – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paniai menyalurkan bantuan paket sembako kepada puluhan keluarga penyintas kebakaran hebat di kawasan Kompas, Enarotali.
Bantuan tersebut disalurkan pada Sabtu, (10/10/2026). Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin, 7 September 2026, telah menghanguskan puluhan rumah dan kios, sehingga mengakibatkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Kabupaten Paniai, Bapak Demison Nawipa, dalam wawancara resmi kepada Wartawan Jelajahsatu.com melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Ia menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari respons tanggap darurat dan tahap awal pemulihan pasca-bencana.
"Kehilangan rumah dan harta benda sudah cukup berat. Kami hadir untuk memastikan setidaknya kebutuhan dasar pangan keluarga tetap terpenuhi. Bantuan ini tidak banyak, namun menjadi tanda bahwa kita tidak membiarkan saudara kita berjuang sendirian," ujar Demison Nawipa.
Paket bantuan yang didistribusikan berupa bahan pangan dan higiene dasar, meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, kopi, sabun mandi, sabun cuci, dan kebutuhan pokok lainnya. Distribusi dilakukan secara langsung di lokasi kejadian dan posko pengungsian darurat dengan melibatkan seluruh pengurus dan relawan PMI yang telah bersiaga sejak hari pertama.
Warga penerima manfaat menyambut bantuan tersebut dengan penuh haru dan rasa syukur.
"Terima kasih banyak kepada PMI. Di saat kami sedang kesulitan, bantuan ini sangat meringankan beban kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkap salah satu warga korban kebakaran.
Selain bantuan pangan, PMI Kabupaten Paniai juga terus melakukan asesmen terhadap kebutuhan lanjutan warga, termasuk kebutuhan sandang, perlengkapan tidur, layanan kesehatan, serta sanitasi dan air bersih.
PMI Kabupaten Paniai menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Paniai sebagai donatur utama yang telah bergerak cepat memberikan bantuan.
"Rumah bisa dibangun kembali. Semangat dan harapan harus tetap hidup. Kita bangkit bersama," pungkasnya.
(Jeri Kogopa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

0 Komentar