BREAKING :

Kasus Tewasnya Jance Zebua, Kartu Memori CCTV dan HP Telah Dikirim Polisi Ke Labfor Polda

Foto Korban Agnis Jance Zebua | Sumber : Fb

Gunungsitoli - Teki-teki kematian siswi SMKN 1 Alasa Talumuzoi Kabupaten Nias Utara, Agnis Jance Zebua terus dilakukan penyidikan, Polisi sebut kartu memori CCTV dan Sejumlah HP saksi telah dikirim ke Labfor Polda. Selasa (23/06/2026).

Kapolres Nias, AKBP Agung Suprapto menerangkan seluruh tim penyidik Satreskrim Polres Nias telah bekerja maksimal dan terstruktur. Sampai saat ini, ada 53 orang saksi telah diperiksa pada kasus kematian Agnis Jance Zebua.

Baca Juga : Dituding di Medsos Terlibat Pada Kasus Tewasnya Siswi di Nias Utara, Pj Kades : Tunggu Proses Hukum

Dari hasil pemeriksaan saksi secara maraton, kartu memori Closed Circuit Television (CCTV) berserta perangkatnya, dan Handphone (HP) telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara. 

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim ahli Labfor," kata AKBP Agung didampingi Kasat Reskrim AKP Sonifati Zalukhu saat menggelar konferensi pers di Polres Nias.

Kapolres Nias saat menggelar konfersi pers tentang perkembangan penanganan kasus tewasnya siswi SMK Negeri 1 Alasa Talumuzoi Kabupaten Nias Utara bernama Agnis Jance Zebua

Baca Juga : Forwaka Gunungsitoli : Misteri Kematian Agnis Zebua Menguji Nyali Hukum dan Solidaritas Sosial di Pulau Nias

Metode pemeriksaan kebanggaan Polri yakni Scientific Crime Investigation (SCI) telah dilakukan dalam penanganan kasus tewasnya Jance Zebua ini, didukung dengan pemeriksaan tes DNA serta pengumpulan berbagai alat bukti berbasis teknologi. 

"Kami juga telah melakukan koordinasi dengan instansi yang membidangi keuangan dan transaksi elektronik, guna mendapatkan petunjuk tambahan yang dapat mendukung jalannya proses hukum," beber lebih dalam AKBP Agung.

Baca Juga : Tewasnya Agnis Zebua Belum Terungkap, Bupati Nias Utara Himbau Warga Tenang dan Optimis ke Polisi

Lambatnya penetapan tersangka memicu spekulasi di tengah masyarakat. Padahal, kepolisian telah memeriksa 53 orang saksi, termasuk saksi ahli dari dokter forensik yang melakukan autopsi terhadap jenazah Jance Zebua.

"Kami menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujar AKBP Agung, menepis keraguan publik.

Untuk diketahui, Agnis Jance Zebua merupakan Siswi SMK Negeri 1 Alasa Talumuzoi Kabupaten Nias Utara ditemukan tewas setengah telanjang di sebuah aliran anak sungai di Desa Hilinaa pada tanggal 15 Mei 2026 yang lalu. 

Diberitakan sebelumnya, Seorang Siswi SMK Ditemukan Tewas Setengah Telanjang di Nias Utara, Sedang Penyelidikan Polisi. (Haogo Zega).

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close